Kita
semua pasti memiliki seorang atau banyak orang sebagai inspirasi dan kita
kagumi. Tapi tetap, fanatisme
terhadap seseorang sangat tidak diperbolehkan. Memang terkadang susah menjaga kegebu-gebuan hati ketika namanya saja
sudah tersebut, termasuk saya. Disini saya hanya ingin berbagi tentang 3 orang
lelaki ( mungkin ) yang ketika pertama kali mengenalnya, saya langsung jatuh
cinta.
Sebelumnya,
ketiga orang ini, mendapatkan posisi setelah Rasulullah juga ayah saya. Beliau
merupakan inspirasi dan saya sangat bersyukur punya kesempatan mengenal mereka
( secara tulisan ). Mereka…
1.
Umar
bin Khattab ra.
Beliau
adalah sahabat Rasulullah dan merupakan Khulafa Urassyidin yang ke 2.
Pertama kali saya mengagumi beliau, adalah ketika
mendengar cerita bahwa beliau adalah orang yang keras bahkan dalam sebuah
hadits dikatakan bahwa syetan pun lari
terbirit-birit jika bertemu Umar. Berbeda dengan sahabat Rasulullah yang
lain ( semuanya punya kesitimewaan ), Umar adalah pemimpin yang tegas, arif, lantang,
pemberani, kuat, dan zuhud. Sebelum masuk Islam, beliau adalah musuh Islam yang
paling
keras, paling sadis dan kejam. Dan ketika masuk Islam, beliau
tetap keras, namun keras dalam membela mati-matian agama Islam. Istilahnya, tetap jadi diri sendiri, dan itu
yang saya suka. Ketika halaqah, murabbi saya meminta untuk menceritakan tentang
sahabat nabi dan saya langsung mengajukan diri untuk mencari tau tentang Umar. Saya
hampir menangis ketika membaca tentang beliau ( alay dikit donk ). Apalagi
ketika di Bulan Ramadhan ini, ada sebuah stasiun TV swasta yang menayangkan
tentang pemimpin idaman itu. Ketika pertama kali melihat iklannya, saya
langsung kesemsem sendiri dan
menggebu-gebu gak jelas. Semua orang ( ga juga sih ) saya beritau tentang film
itu. Karena saya sangat kagum. Mungkin, begitulah pesona dari seorang Umar ibn
Khattab.
2.
Sultan
Muhammad Al Fatih
Pertama
kali saya mendengar dan membaca namanya adalah dari sebuah video ‘’Shift your Paradigm’’ dari sebuah UKM
di kampus saya. Sebelumnya saya mau memberi tahu kembali, bahwa ketiga orang
ini, langsung nancep di hati saya,
tanpa lama. Kalo bahasa remajanya, cinta
pada pandangan pertama. Saya melihat bahwa beliau adalah pemimpin muda ( 24
tahun ) yang mampu menaklukkan Konstatinopel. Dan Rasulullah juga bersabda
bahwa, ‘’sebaik-baik pemimpin dan
tenteranya adalah tentera pada saat itu’’. Dan hadits ini dimaksudkan Rasul
untuk beliau. Langsung aja saya gelagepan
dan berazzam sesuatu di dalam hati ( rahasia dapur ). Apalagi ketika mengetahui
ada film tentang beliau, Fetih 1453
( namun belum on air di Indonesia, on air??? ). Saya kembali gelagepan sendiri. Gimana enggak coba?
Rasanya momennya pas banget, Fatih ada filmnya dan Umar ada filmnya juga. MasyaAllah..
3.
Ippho
Santosa
Kalo
ini produk asli Indonesia. Pertama kali saya jatuh cinta adalah ketika seorang
teman menawarkan saya untuk membaca buku beliau, 7 Keajaiban Rezeki. Yah, dulu saya ga suka baca, ngeliat covernya
aja ga selera. Namun si kawan tetap memaksa dan dia begitu yakin kalo saya ( akan
) menyukainya ( saya suka teman kayak gini, walalupun saya ga mau, dia tetap
maksa, karena yakin, bakal baik hasilnya ). Gondok juga awalnya, tapi karena
dia udah nyodorin, ya apa boleh buat. Halaman pertama, mulai sedikit tertarik,
sampaaaai abis dan berniat untuk beli buku itu. Alhamdulillah, impian itu
kecapaian. Malahan saya membeli buku dia sampe 4 seri dan saya sudah baca ke 5
bukunya ( dasar Ippho! Terlalu cerdik cara promosinya >< ). Namun saya
kagum. Dia membuka cakrawala saya tentang , ‘’jangan takut miskin dengan bersedekah’’. Jadilah orang kaya! Saya langsung bercita-cita ingin menjadi orang
kaya. Dan sekarang, bukan merevisi, namun mengkhususkan dalam do’a bahwa saya
meminta Allah agar menjadikan saya orang yang suka bersedekah dalam lapang,
maupun sempit. Amin.
Dan impian saya selanjutnya adalah, bertemu langsung
dengan beliau dan mengikuti trainingnya ( tapi, training beliau mahal2 banget,
kudu nabung..>< ).
***
Jadi,
jika ada orang yang menyebut ketiga nama orang ini, hati saya langsung
deg-degan dan kesemsem sendiri. Rasanya ingin membagi rasa ini pada semua
manusia, tapi apa daya, mereka tak mengerti.
Oya,
saya barusan nonton sebuah acara di ANTV ( Chatting dengan YM ), dengan ustadz
Yusuf Mansur. Subhanallah. Pada thema kali ini tentang Al Quran dan dihadirkan
keluarga penghapal Al Qur’an. MasyaAllah … ( iri saya ).
Dan sang ustadz memberikan hadiah umroh kepada
ketiga penghapal Quran dengan menjual motor gede kesayangannya. Mata saya
melotot-lotot negilatnya. Pantesan aja, Ippho selalu menyebut Sang Ustadz di
dalam bukunya. Saya baru liat buktinya, malam ini. Oh Allah, jadikan hamba penghapal
Al Quran dan ahli sedekah yang salehah. insyaAllah. ><
…
Bagi
saya,itu adalah berkah Ramadhan, walaupun harus saya akui, Ramadhan beberapa
ini, hati saya kacau. Banyak banget kekacauan dalam manage hati. Saya mulai
emosional lagi karena sesuatu hal. Dan alangkah kagetnya saya melihat dunia
luar yang tidak pernah saya liat sebelumnya. Saya dapat ambil kesmipulan kayak
gini,
‘’Jangan
terlalu lembut, karena semua orang tak akan bersikap lembut kepada kita. Tegaslah!
Jangan
terlalu kasar, karena tidak semua orang kasar kepada kita. Tenanglah!
Salam hangat,
@diyasang























0 komentar:
Posting Komentar